SPESIFIKASI MUTU MINYAK MENTAH
A. RINCIAN EVALUASI MUTU MINYAK BUMI SINGKAT
Analisis Sifat Fisika Kimia dan komposisi kimia/geokimia minyak burni, yang meliputi:
Analisis Sifat Fisika Kimia dan Komposisi Metode
- Specific Gravity ASTM D. 1293
- °API Gravity By conversion
- Kinematic Viscosity ASTM D. 445
- Pour Point ASTM D. 97
- Total Sulphur Content ASTM D. 1552
- Asphaltené Content IP. 143
- Wax Content Alkohol/Eter
- Metal Content (V, Ni) AAS
- Light hydrocarbon, whole oil and alkane fraction gas Chromatography
- Fractionation (Asphalten, Volatile, Alkane, Aromatic and PĂ´larContents)
- GCMS (Alkanes and Aromatics)
- Carbon Isotop values
B. RINCIAN EVALUASI MUTU MINYAK BUMI SEDANG
1. Pengujian Ciri-ciri Umum Minyak Bumi Pengujian ciri-ciri umum minyak bumi meliputi sifat fisika-kimia sebagaiberikut:
Ciri-ciri Umum Metode
- Specific Gravity ASTM D. 1298
- API Gravity By conversion
- Kinematic Viscosity ASTM D. 445
- Pour Point ASTM D. 97
- Flash Point IP. 170
- Reid Vapour Pressure at 100°F ASTM D. 323
- Water Content. ASTM D. 95
- Water & Sediment ASTM D. 1796
- Salt Content as NaCI IP. 77
- Total Acid Number ASTM D. 664
- Strong Add Number ASTM D. 664
- Sulphur Content ASTM D. 1552
- Asphaltenen Content IP. 143
- Wax Content Alkohol-Ether
- Conradson Carbon Residue ASTM D. 189
- Ash Content ASTM D. 482
-Characterization factor UOP. 375
- Metal Content (V. Ni) AAS
C. RINCIAN EVALUASI MUTU MINYAK BUMI LENGKAP
Pengujian Ciri-ciri Umum Minyak Bumi Pengujian ciri-ciri umum minyak bumi meliputi sifat fisika kimia sebagai berikut: Ciri-ciri Umum Metode
- Specific Gravity ASTM D. 1298
- API Gravity by conversion
- Kinematic Viscosity ASTM D. 445
- Pour Point ASTM D. 97
- Flash Point ASTM D. 170
- Reid Vapour Pressure at 100°F ASTM D. 323
- Water Content ASTM D. 95
- Water & Sediment ASTM D. 1796
- Salt Content as NaCl IP. 77
- Total Acid Number ASTM D. 664
- Strong Acid Number ASTM D. 664
- Sulphur Content ASTM D. 1552
- Hydrogen Sulfide ASTM D. 103
- Asphaltene Content IP. 143
- Wax Content Alcohol
- Ether
- Conradson Carbon Residue ASTM D. 189
- Ash Content ASTM D. 482
- Characterization Factor UOP. 375
- Metal Content (V, Ni, Fe, Pb, Na, Cu) AAS
- Nitrogen Content
Rabu, 26 November 2008
membuat batrai dari biji salak
Mungkin ada yang tertarik untuk coba-coba. Percobaan ini dibuat oleh Sutikno, guru SMPN 2 Wanadadi Jawa Tengah dan dipresentasikan dalam Lomba Karya Ilmiah Guru (LKIG) 2008 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Menurut Sutikno, baterai salak ini bisa menghasilkan tegangan 0,56 volt.
Bahan :
Buah salak, air, seng sebagai kutub negatif, dan tembaga sebagai kutub positif.
Cara kerja :
Buah salak diblender dengan air dengan perbandingan 200 gram:200 ml, lalu dituang ke dalam setengah gelas air mineral. Seng dan tembaga berukuran masing-masing 5 cm yang telah dikaitkan dengan kabel penghantar kemudian dimasukkan ke gelas. Ukur tegangan dengan multimeter. Buat jus salak lebih banyak lagi hingga tiga gelas untuk 1,5 volt dan enam gelas untuk 3 volt. Gelas-gelas berisikan jus salak tersebut diserikan hingga tegangannya akumulatif.
Hasil percobaan Sutikno :
Ketika diukur dengan multimeter digital, multimeter menunjukkan tegangan yang dihasilkan 0,56 volt, bahkan ketika dicoba kembali oleh Sutikno, sempat mencapai angka 0,6 volt. Sutikno mengatakan, tegangan listrik yang dihasilkan oleh jus salak ini dapat menghidupkan kalkulator bertegangan 3 volt atau jam digital 1,5 volt. Dalam presentasinya, dewan juri memuji temuan Sutikno dan memberikan masukan agar Sutikno mempertajam penelitiannya seperti dengan mengukur tingkat keasaman dan elektronnya untuk mencari tahu faktor apa yang paling berpengaruh.
Dasar pemikiran :
dalam buah terjadi reaksi antara cairan elektrolit buah dan logam seng dan tembaga:
Oksidasi: Zn --> Zn++ + 2e— (Seng kehilangan 2 elektron)
Reduksi: 2H+ + 2e— --> H2 (Ion Hidrogen menerima elektron.)
Reaksi total: Zn + 2H+ --> Zn++ + H2
karena serah terima elektron ini disertai aliran elektron maka terjadilah arus listrik. besarnya arus listrik yang dihasilkan tergantung dari konsentrasi ion [H]+ dalam elektrolit.
semakin asam jenis buahnya maka listrik yang dihasilkan semakin besar.
Bahan :
Buah salak, air, seng sebagai kutub negatif, dan tembaga sebagai kutub positif.
Cara kerja :
Buah salak diblender dengan air dengan perbandingan 200 gram:200 ml, lalu dituang ke dalam setengah gelas air mineral. Seng dan tembaga berukuran masing-masing 5 cm yang telah dikaitkan dengan kabel penghantar kemudian dimasukkan ke gelas. Ukur tegangan dengan multimeter. Buat jus salak lebih banyak lagi hingga tiga gelas untuk 1,5 volt dan enam gelas untuk 3 volt. Gelas-gelas berisikan jus salak tersebut diserikan hingga tegangannya akumulatif.
Hasil percobaan Sutikno :
Ketika diukur dengan multimeter digital, multimeter menunjukkan tegangan yang dihasilkan 0,56 volt, bahkan ketika dicoba kembali oleh Sutikno, sempat mencapai angka 0,6 volt. Sutikno mengatakan, tegangan listrik yang dihasilkan oleh jus salak ini dapat menghidupkan kalkulator bertegangan 3 volt atau jam digital 1,5 volt. Dalam presentasinya, dewan juri memuji temuan Sutikno dan memberikan masukan agar Sutikno mempertajam penelitiannya seperti dengan mengukur tingkat keasaman dan elektronnya untuk mencari tahu faktor apa yang paling berpengaruh.
Dasar pemikiran :
dalam buah terjadi reaksi antara cairan elektrolit buah dan logam seng dan tembaga:
Oksidasi: Zn --> Zn++ + 2e— (Seng kehilangan 2 elektron)
Reduksi: 2H+ + 2e— --> H2 (Ion Hidrogen menerima elektron.)
Reaksi total: Zn + 2H+ --> Zn++ + H2
karena serah terima elektron ini disertai aliran elektron maka terjadilah arus listrik. besarnya arus listrik yang dihasilkan tergantung dari konsentrasi ion [H]+ dalam elektrolit.
semakin asam jenis buahnya maka listrik yang dihasilkan semakin besar.
ayooo semangat lagi
buat rekan-rekan yang dengan sengaja atau tanpa sengaja membuka blog ini, saya minta maaf karena selama beberapa bulan ini saya sibuk dengan aktivitas saya.
blog ini telah banyak mengalami perubahan baik isi maupun tampilannya. semoga blog ini dapat bermanfaat bagi kita semua...... amin
blog ini telah banyak mengalami perubahan baik isi maupun tampilannya. semoga blog ini dapat bermanfaat bagi kita semua...... amin
Langganan:
Postingan (Atom)
